Tampilkan postingan dengan label dermatoglyphic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dermatoglyphic. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Januari 2014

Usia Anak Mulai Jatuh Cinta


Pada usia berapa umumnyaanak mulai tertarik pada lawan jenis?

“Anak-anak mulai tertarik pada lawan jenis pada usia sekitar kelas 5 SD atau 10-11 tahun,” ujar Diane Bloomfield, M.D., dokter anak di Children’s Hospital, Montefiore NY, AS. (Bahkan taksir-taksiran mungkin saja sudah terjadi saat ia kelas 3 atau 4 SD). Itu merupakan bagian dari masa prapubertas, dan bagian dari mulai tumbuhnya kesadaran diri si kecil dan kesadaran akan orang lain.

Berita baiknya adalah Anda telah membesarkan seorang anak yang memiliki rasa kasih sayang terhadap orang lain. Tantangannya? Membantu ia menyalurkan emosinya dengan cara yang ‘bisa diterima’. “Kalau jagoan kecil Anda mengirim gadis kecil yang menarik hatinya dengan begitu banyak sms, katakan padanya ‘Kalau kamu ingin ngobrol dengan teman yang kamu suka lebih baik menyapa secara langsung’”, saran Dr. Bloomfield. 

Belajar Sejarah di Facebook


Ide belajar sejarah di Facebook ini telah dijalani oleh 4e Gymnasium, sebuahsekolah di Amsterdam, Belanda. Para pengajar di sana berinisiatif untuk menggunakan popularitas dari Facebook serta kemudahan dari fitur timeline-nya untuk diterapkan dalam mata pelajaran sejarah.

Kelas sejarah di sekolah ini memfokuskan bahasannya pada 4 subyek, yaitu perjalanan Ferdinand Magellan, penemuan-penemuan penting di abad 20, sejarah perkembangan dunia fashion mulai tahun 1950 hingga saat ini, dan era kebangkitan serta jatuhnya Uni Sovyet.

Senin, 06 Januari 2014

Tip Mengerjakan Soal Psikotes dengan mudah

Tip Mengerjakan Soal Psikotes

soal psikotesDalam proses seleksi kerja, perusahaan sering menggunakan psikotes sebagai alat untuk mendapatkan gambaran mengenai kemampuan intelektual dan kepribadian kandidat karena diyakini sebagai alat yang cukup objektif untuk menilai apakah profil seseorang cocok mengisi posisi tertentu. Psikotes adalah merupakan sebuah rangkaian tes yang umumnya dilakukan oleh para psikolog atas permintaan seseorang atau pun sebuah organisasi yang tujuan psikotes ini adalah untuk bisa memberikan gambaran utuh mengenai aspek-aspek psikologis seseorang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan orang atau pun organisasi (perusahaan, yayasan) yang mengadakannya. Demikian adalah pengertian psikotes itu sendiri.

Sabtu, 04 Januari 2014

PROFIL PENGUSAHA ; PURDI E CHANDRA

Purdi E Chandra lahir di Lampung 9 September 1959. Secara “tak resmi” Purdi sudah mulai berbisnis sejak ia masih duduk di bangku SMP di Lampung, yakni ketika dirinya beternak ayam dan bebek, dan kemudian menjual telurnya di pasar.
Bisnis “resminya” sendiri dimulai pada 10 Maret 1982, yakni ketika ia bersama teman-temannya mendirikan Lembaga Bimbingan Test Primagama (kemudian menjadi bimbingan belajar). Waktu mendirikan bisnisnya tersebut Purdi masih tercatat sebagai mahasiswa di 4 fakultas dari 2 Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Namun karena merasa “tidak mendapat apa-apa” ia nekad meninggalkan dunia pendidikan untuk menggeluti dunia bisnis.

Jumat, 03 Januari 2014

Anak-anak belajar bagaimana mereka dibesarkan

If children live with criticism, they learn to condemn.
(Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki) ;
 If children live with hostility, they learn to fight.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi ;
 If children live with fear, they learn to be apprehensive.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah ;
 If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri ;
 If children live with ridicule, they learn to feel shy.
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri ;
 If children live with jealousy, they learn to feel envy.
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian ;
 If children live with shame, they learn to feel guilty.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah;
 If children live with encouragement, they learn confidence.
Jika anak dibesarkan dengan motivasi, ia belajar percaya diri ;
 If children live with tolerance, they learn patience.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri ;
 If children live with praise, they learn appreciation.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai ;
 If children live with acceptance, they learn to love.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai ;
 If children live with approval, they learn to like themselves.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri ;
 If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan ;
 If children live with sharing, they learn generosity.
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan ;
 If children live with honesty, they learn truthfulness.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran, ia belajar kebenaran;
 If children live with fairness, they learn justice.
Jika anak dibesarkan dengan keterbukaan, ia belajar keadilan ;
 If children live with kindness and consideration, they learn respect.
Jika anak dibesarkan dengan kebaikan hati dan tenggang rasa, ia belajar rasa hormat;
 If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan ;

 If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan ;

KECERDASAN BERBASIS IQ, EQ & SQ

  

1. Kecerdasan Intelektual (IQ) adalah kemampuan potensial seseorang untuk  mempelajari sesuatu dengan menggunakan alat-alat berpikir. Kecerdasan Emosional (EQ) adalah kemampuan untuk memahami suatu kondisi perasaan seseorang, bisa terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Sedangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup seseorang dalam konteks makna yang lebih luas, kaya dan mendalam.

5 Rahasia Ronaldo Tetap Tampil Fit Terkuak

Madrid : Cristiano Ronaldo memiliki rahasia tersendiri bagaimana menjaga kondisi tubuhnya sehingga terhindar dari cedera. Sejumlah ritual dilakukan Ronaldo usai menjalani pertandingan.
Ritual-ritual itu wajib dilakukan Ronaldo usai menjalani latihan maupun pertandingan. Inilah yang menjadi kunci Ronaldo tetap tampil fit meski harus menjalani pertandingan hingga 60 kali dan tetap mampu mencetak 69 gol dalam semusim.
"Pemulihan adalah hal yang paling penting bagi saya daripada sesi latihan yang harus saya jalani dan banyaknya pertandingan yang harus saya mainkan. Istirahat menjadi bagian paling penting dari rutinitas saya dan memungkinkan saya untuk tampil di level yang lebih tinggi lagi," kata Ronaldo.
Apa saja yang sering dilakukan Ronaldo usai pertandingan, berikut 5 ritual CR7 yang dikutip dari AS:

Jumat, 27 Desember 2013

RAHASIA SUKSES : MARK ZUCKERBERG – Pendiri Media Jaringan Sosial FACEBOOK


Mark Zuckerberg mengguncang dunia setelah mendirikan Facebook pada tahun 2004. Facebook tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi tetapi juga membuat pendirinya kaya raya. Apa rahasia sukses Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook?

Ada sejumlah kunci suksesnya yang ditelaah oleh para ahli pengembangan bisnis, 7 di antara adalah sebagai berikut:
  1. Mimpi. Facebook didirikan bukan secara kebetulan. Zuckerberg merancangnya mulai dari mimpi. "Kami membangun sesuatu yang kami pikir bagus. Kami ingin membantu orang berbagi foto, video, dan berbagi pesan satu sama lain," ujarnya.
  2. Berpikir Besar. Meski awalnya "proyek" kampus, Zuckerberg, berpikir bahwa dengan Facebook cara berkomunikasi orang akan berubah. "Dengan memberi orang kekuatan untuk berbagi, kami membuat dunia lebih transparan," ujarnya.
  3. Mulailah dari Kecil. Beruntunglah di zaman teknologi informasi ini karena suatu usaha bisa dimulai dari ukuran kecil tanpa kehilangan gema besarnya. Tak perlu menunggu modal besar untuk memulainya. Bisnis sukses seperti yang dilakukan Bill Gates (Microsoft) dan Steve Jobs (Apple) dimulainya juga dari kecil (garasi rumah). Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang mulai membangun Facebook dari kamarnya yang kecil.
  4. Percaya pada Diri Sendiri. Memulai bisnis tentu bukan pekerjaan mudah. Namun bekal pengetahuan dan kemampuan bisa mempermudahnya. Percaya pada kemampuan diri sendiri menjadi hal paling penting. "Saya memulai bisnis website ketika masih 19 tahun. Saya tak tahu apa-apa soal bisnis. Tetapi kunci simpelnya adalah, jika kita memulainya dari sesuatu yang lebih mudah, kita pasti bisa membuat suatu progress (kemajuan)," katanya. Jadi mulailah dari hal yang paling mudah, jangan tinggal diam.
  5. Ikuti Gairah. Pekerjaan apa yang membuat kita bergairah? Di situlah bakal sukses kita berada. Zuckerberg begitu menyukai duduk berlama-lama di depan komputer sejak anak-anak untuk membuat suatu program. Gairah itu ia pelihara hingga kuliah. Kendatipun ia drop-out, bukan berarti gairahnya berkurang. Justru ia makin tertantang hingga lahirlah Facebook.
  6. Tekun dan Fokus. Fokuslah pada impian kita dan tekunlah mengerjakannya. Jangan cepat menyerah karena tak ada sukses yang didapat dengan mudah, termasuk prestasi ajaib yang diraih Zuckerberg dalam membangun Facebook. "Orang berpikir bahwa kami membangunnya seperti fiksi. Padahal kami harus bekerja keras. Kami duduk di depan komputer selama enam tahun untuk membuat kode," katanya.
  7. Tak Perlu Takut Menghadapi Para Raksasa. Zuckerberg memulai Facebook dengan impian website itu akan jadi jantung industri internet. Padahal saat itu sudah ada raksasa yang sulit digoyahkan, yaitu Google. Namun selalu ada jalan baru, model baru, atau peluang baru yang belum digarap pihak lain. Karena itu tak perlu takut memulai hal yang baru dan bersaing menghadapi raksasa. Selama kita yakin apa yang dilakukan adalah sesuatu hal baru dan potensial menjadi raksasa, tak perlu takut memulainya. Keberanian adalah modal utama orang-orang sukses. Buktinya, meski sudah ada raksasan, Facebook tumbuh menjadi raksasa baru.



Nah, seperti apa impian Anda? Mulailah dari kecil, tekun menggarapnya, tetap jaga gairahnya, dan jangan takut bersaing. Sukses berada di depan kita.

34 bakat dan peran-perannya yang sesuai, diadopsi dari tipologi Buckingham

Jenis Bakat.
Untuk mengetahui secara lebih lengkap ke-34 bakat tersebut dan peran-perannya yang sesuai, berikut ini diberikan uraian yang diadopsi dari tipologi Buckingham.

1.    Achiever (Manusia prestasi)
Orang yang memiliki dorongan internal kuat untuk berprestasi. Merupakan seorang pekerja keras dan memiliki stamina tinggi. Kepuasan hidup berasal dari kesibukan dan pencapaian hasil. Tidak pernah puas dengan pencapaian saat ini. Target pun dipasang sedemikian tinggi, supaya bisa mendapatkan yang diinginkan.
Bakat ini paling sering ditemukan pada, penjual (salesman), teknisi proyek, teknisi lapangan, pekerja lapangan, relawan, dan petugas SAR (Search and Rescue: Tim pencari dan penyelamat).

Kamis, 26 Desember 2013

KETAHUI KEPRIBADIAN MELALUI SIDIK JARI ANAK

Sidik jari (bahasa Inggris: fingerprint) adalah hasil reproduksi tapak jari baik yang sengaja diambil, dicapkan dengan tinta, maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah tersentuh kulit telapak tangan atau kaki. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai kesemua ujung jari, dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah atau alur yang membentuk struktur tertentu.
Pola Fingerprint mulai muncul pada waktu bayi dalam kandungan usia 13 minggu, polanya seiring dengan pola pembentukan otak.Pola Fingerprint ditentukan oleh kromosom yang tersusun dari gen gen didalamnya terdiri dari DNA, bukan oleh faktor lingkungan.Sistem syaraf Fingerprint tangan erat kaitannya dengan sistem otak, artinya dengan mengetahui sistem syaraf Fingerprint tangan dapat diketahui sistem syaraf fungsi fungsi bagian otak.TesSidik Jari di Jombang banyak peminatnya dan banyak keunggulan tes. Dan bagi yang ingin tahu bakat dan potensi anak mulai umur 1 tahun,  anak yang masuk sekolah, ambil jurusan dan bekal untuk kerja.Potensi genetik khususnya bakat, potensi menonjol , sistem kecerdasan dan karakter kepribadian  berkaitan erat dengan sistem syaraf fungsi fungsi bagian otak.jadi mengenali Fingerprint sama dengan mengenali bakat, potensi menonjol, sistem kecerdasan dan karakter kepribadian.

Selasa, 24 Desember 2013

Dampak Perlakuan Orang Tua Kepada Anak

Dampak Perlakuan Orang Tua Kepada Anak


Apa yang terjadi pada kita saat ini, lebih banyak ditentukan oleh perlakuan orang tua kita di masa lalu, dan perlakuan kita saat ini kepada anak-anak kita, akan mempengaruhi masa depan kehidupan mereka.
Perlakuan orang tua: Sering mendapat kritikan secara terus menerus, tidak dihargai, tidak dicintai dan tertolak dari orang tua dan orang terdekat sewaktu kecil.
Dampak pada anak: Cenderung menyalahkan diri sendiri, merasa tidak berharga dan selalu merasa tertolak di tengah orang lain.

Senin, 09 Desember 2013

FINGERPRINT : CARA ASYIK MENGETAHUI POTENSI ANAK

Sesungguhnya sidik jari merupakan “pesan indah” dari Tuhan untuk kita agar kita dapat memahami potensi yang kita miliki seutuhnya.
Begitulah, di pagi yang indah, terlihat sepasang orang tua muda sedang berdiskusi dengan hangat. Hal yang mereka diskusikan tidak lain ternyata mengenai putri kecil mereka yang cantik bernama: Aisya. Sambil meneguk segelas teh hangat sang bunda bertanya pada ayah: “Kira-kira nanti putri kita bagusnya jadi apa ya ayah? Bunda masih bingung. Sekolah sih banyak yang bagus,” kata si isteri.
Dan entah kenapa, si bunda jadi khawatir, jika ternyata sekolah yang ada, tidak cocok dengan putri mereka. “Bunda ingin memberikan yang terbaik untuk Aisya,” tambahnya. Mendengar kalimat yang terucap dari bibir sang bunda, sang ayah pun berkomentar.

KENALI BAKAT SUKSES MENDEKAT

Saat ini,Mau Tidak mau tahu untuk menghadapi era globalisasi ini dimana persaingan di segala bidang terutama kompetensi  tenaga kerja yang semakin kompetitif ini,para orang tua dituntut untuk “ cerdas “ mempersiapkan sedini mungkin masa depan anaknya agar kelak memiliki SDM dengan prestasi tinggi yang berkualitas dan berkompetesi unggul di bidangnya masing-masing.

Prestasi Tinggi dan SDM yang berkualitas akan lebh mudah dicapai bila berpijak pada potensi dan bakat seseorang.
Namun, permasalahannya seringkali kita tidak menyadari potensi genetis dalam diri kita dan anak kita sendiri. Sehingga membuat para orang tua banyak mencoba-coba ( trial error ) dalam merencanakan masa depan  anak.Akibatnya,pola pendidikan yang diberikannyapun kurang tepat, mulai pilhan kursus, jurusan sekolah, hingga kuliah yang menyebabkan anak tidak mampu berkembang setajam-tajamnya !

Kini,ada satu alternative yang cukup menjanjikan untuk mengetahui potensi seseorang khususnya yang bersifat genetic ( bawaan lahir ) yakni dengan pengukuran biometric menggunakan scan sidik jari.Tujuan utamanya adalah menemukan potensi yang tersembuni pada anak,membantu anak untuk mengatasi kelemahan kelemahan yang dimilikinya dan membimbingnya untuk mencapai sukses melalui potensi & bakat terbaik yang dimilikinya. Lebih lanjut hubungi PT Fingerprint di 081 330 330 354 cp Bambang Wahyudi

MUTIARA KATA

VSIcenter.com | Peluang Bisnis VSI | Veritra Sentosa Internasional | Veritra Pay | Habs Pro | Bisnis Ustadz Yusuf Mansur
VSIcenter.com | Peluang Bisnis VSI | Veritra Sentosa Internasional | Veritra Pay | Habs Pro | Bisnis Ustadz Yusuf Mansur