Tampilkan postingan dengan label trust parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trust parenting. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Februari 2014

Kamis, 06 Februari 2014

Kisah Nyata : Kiat Tukang Becak Yang Jadi Pengusaha Jutawan


sanimKisah Nyata : Kiat Tukang Becak Yang Jadi Pengusaha Jutawan - Tidak ada yang ingin terlahir menjadi miskin. Namun banyak juga orang yang dulunya miskin namun mampu mengubah nasib hingga menjadi jutawan. Kisah Pak Samin si Tukang Becak misalnya. Pria yang dulunya adalah seorang tukang becak ini sekarang menjadi jutawan. Bagaimana kisahnya? Yuk simak kiat bagaimana pak samin mengubah nasibnya berikut ini :

Selasa, 04 Februari 2014

Firmansyah Kantongi 4 Milyar per Bulan dari Bisnis Sandal Lucu

Majalahinovasi.com – Sandal karakter kartun, mungkin bagi Anda hal ini suatu bisnis yang sepele. Namun siapa sangka, pengusaha asal Surabaya, Firmansyah (30) mampu mengantongi omzet hingga Rp 4 miliar per bulan.
Bapak satu anak ini, memberi nama sandal-sandalnya itu dengan merek Sancu alias Sandal Lucu. Segala tokoh kartun menempel di alas kaki seperti doraemon, sinchan, saun the sheep, hello kitty, spiderman, spongebob, dan lain-lain.

Tri Sumono : Kisah Pengusaha Sukses dari Modal No

Majalahinovasi.com – Pernahkah anda membayangkan seorang tukang sapu yang bekerja membersihkan jalanan dari sampah dan dedaunan. Atau pernahkah anda membayangkan seorang tukang kuli bangunan yang harus bekerja banting tulang menghadapi panasnya terik sinar matahari demi menafkahi keluarga. Tentu saja anda tidak pernah melirik orang seperti ini.
Tapi pernahkah anda berpikir orang seperti yang tersebut di atas kini menjadi seorang pengusaha sukses yang memiliki omset hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Mungkin anda akan terkagum-kagum atau cuma bisa melohok melihatnya.
tri-sumono
Tri Sumono

Senin, 20 Januari 2014

Penyebab Anak Nakal dan Cara Mengatasinya Menurut Syariat Islam

Penyebab Anak Nakal dan Cara Mengatasinya Menurut Syariat Islam

Penyebab Anak Nakal dan Cara Mengatasinya- Pada postingan kali ini saya akan berbagi tentang Penyebab Anak Nakal dan Cara Mengatasinya. Artikel ini mungkin bisa membantu para orang tua yang kerepotan menghadapi anaknya yang cukup nakal. Semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk anda semua.

Mendidik anak merupakan perkara yang mulia tapi gampang-gampang susah dilakukan, karena di satu sisi, setiap orang tua tentu menginginkan anaknya tumbuh dengan akhlak dan tingkah laku terpuji, tapi di sisi lain, mayoritas orang tua terlalu dikuasai rasa tidak tega untuk tidak menuruti semua keinginan sang anak, sampai pun dalam hal-hal yang akan merusak pembinaan akhlaknya.

5 Cara Menciptakan Atmosfir yang Menggairahkan

Setiap tempat atau lingkungan akan menjadi atmosfir untuk orang yang berada di dalamnya. Atmosfir turu mempengaruhi gairah. Bagaimana menciptakan atmosfir yang menggairahkan, sehingga aktivitas dapat dilakukan dengan lebih bersemangat?

Selasa, 14 Januari 2014


Apakah Anda Mau Tahu, Bagaimana Cara MENGHASILKAN UANGBERKAH, MELIMPAH, danHALAL, dari BISNIS TERPERCAYA, dengan Mengubah PENGELUARAN RUTIN ANDA menjadi PELUANG PASSIVE INCOME RATUSAN JUTA RUPIAH Perminggu 

Usia Anak Mulai Jatuh Cinta


Pada usia berapa umumnyaanak mulai tertarik pada lawan jenis?

“Anak-anak mulai tertarik pada lawan jenis pada usia sekitar kelas 5 SD atau 10-11 tahun,” ujar Diane Bloomfield, M.D., dokter anak di Children’s Hospital, Montefiore NY, AS. (Bahkan taksir-taksiran mungkin saja sudah terjadi saat ia kelas 3 atau 4 SD). Itu merupakan bagian dari masa prapubertas, dan bagian dari mulai tumbuhnya kesadaran diri si kecil dan kesadaran akan orang lain.

Berita baiknya adalah Anda telah membesarkan seorang anak yang memiliki rasa kasih sayang terhadap orang lain. Tantangannya? Membantu ia menyalurkan emosinya dengan cara yang ‘bisa diterima’. “Kalau jagoan kecil Anda mengirim gadis kecil yang menarik hatinya dengan begitu banyak sms, katakan padanya ‘Kalau kamu ingin ngobrol dengan teman yang kamu suka lebih baik menyapa secara langsung’”, saran Dr. Bloomfield. 

Belajar Sejarah di Facebook


Ide belajar sejarah di Facebook ini telah dijalani oleh 4e Gymnasium, sebuahsekolah di Amsterdam, Belanda. Para pengajar di sana berinisiatif untuk menggunakan popularitas dari Facebook serta kemudahan dari fitur timeline-nya untuk diterapkan dalam mata pelajaran sejarah.

Kelas sejarah di sekolah ini memfokuskan bahasannya pada 4 subyek, yaitu perjalanan Ferdinand Magellan, penemuan-penemuan penting di abad 20, sejarah perkembangan dunia fashion mulai tahun 1950 hingga saat ini, dan era kebangkitan serta jatuhnya Uni Sovyet.

Cara Hadapi Anak Masuk Usia Remaja


Di usia 10-12 tahun, Anda akan melihat banyak perubahan besar pada anakdalam hal kemandirian, hanya saja, perubahan kali ini akan berbeda. 

"Hormon remaja mulai ‘bereaksi’ dan memberi sinyal pada alam bawah sadarnya bahwa pasangan masa depannya akan ia temukan di luar rumah ?dalam kelompok sebayanya? dan bukan di ruang tamu di dalam rumahnya. Itu sebabnya, ia tidak lagi merasa perlu untuk memberitahu semua hal pada Anda seperti yang ia lakukan dulu saat kecil, ketika hidupnya masih amat bergantung pada Anda," kata Annie Fox, penulis serial Middle School Confidential.

Rabu, 08 Januari 2014

Kesesatan Orangtua dalam Memandang Perkembangan Anak

Orangtua adalah orang yang mengiringi perkembangan anaknya. Ia mengamati dan bersama anaknya hampir sepanjang waktu. Mereka yang paling tahu pekembangan anaknya. Tapi beda lagi kalau mereka sudah merasa paling tahu. Ini menjadi sumber kesesatan orangtua dalam memandang perkembangan anak.
Beberapa hari yang lalu, aku betemu kembali dengan mahasiswi bimbingan akademikku. Sudah lulus sih. Dia datang lagi untuk meminta rekomendasi untuk melanjutkan kuliah lagi. Dulu ia pernah meminta rekomendasi ini. Bedanya, kali ini ia membawa 2 form. Yang satu form untuk melanjutkan ke Unair dan form lainnya untuk UGM.

DOBRAK SEGALA BELENGGU DIRI... LEDAKKAN POTENSI DIRI..

Mental blocks, adalah hambatan secara mental / psikologis yang menyelubungi pikiran seseorang. Ia dapat muncul dari kekeliruan pengalaman hidup / pergaulan, sisa traumatik masa lalu, sisa luka batin, sisa pengalaman yang tidak mengenakkan ketika kecil maupun karena “kekeliruan” atau kekurangtepatan cara pandang / anggapan terhadap sesuatu bahkan akibat cara belajar/ pendidikan yang tidak tepat. Kemunculannya (manifestasinya) bisa berbentuk kecanggungan bertindak, kesulitan berbicara (apalagi di depan umum), kesulitan mengaktualisasikan diri (walaupun sebenarnya memiliki berbagai kelebihan, misalnya kecerdasan/ kemampuan lain), kadang juga muncul dalam bentuk sindrom “inferior complex” / sindrom rendah diri.

Ini beberapa akibat jika anda terkena penyakit mental block :

15 Mental yang Mengasah Kekuatan Karakter Anda Sebagai Enterpreneur

Nah enterpreneur, kekuatan karakter memungkinkan kita untuk mengontrol diri sendiri dari perilaku sehari-hari yang mungkin destruktif untuk kita dan orang lain di sekitar kita. Maka bagi anda yang sedang dalam tahap introspeksi, berikut adalah 15 mental yang harus anda persiapkan untuk menjadi pribadi berkarakter yang kuat. Apa saja?
1. Empati

8 GAIRAH PENGGERAK BELAJAR

Inpogue.Com – Dunia pembelajaran hanya menyediakan dua pilihan mencintai belajar atau mengeluh setiap hari. jika tidak bisa mencintai belajar, maka kita hanya terjebak dalam keluh kesah yang semakin dalam. untuk itu kegairahan dalam belajar harus senantiasa dijaga. berikut 8 Prinsip Penggerak Gairah Belajar :
1. Belajar adalah rahmat
Bakat, kecerdasan, kesempatan sekecil apapun yang kita miliki yang memungkinkan kita belajar adalah karunia allah. dengan belajar kita punya banyak teman, semakin banyak ilmu dan wawasan, ada harapan cemerlang dimasa depan, itu semua meurupakan cinta kasih allah kepada kita yang tidak semua manusia memperolehnya untuk itu sebagai sebuah nikmtat patut kita syukuri. sebuah keterlaluan yang amat sangat bila nikmat diterima dengan ogah ogahan.

Sabtu, 04 Januari 2014

JIKA ANANDA KECADUAN GAME ....GIMANA NGATASINYA..??

Halo sahabat parent…
Anda tentu tidak asing dengan ungkapan atau tepatnya keluhan orangtua seperti ini, “ Pusing saya !!!…anakku kecanduan game, gara – gara itu nilai ulangannya banyak yang merah “
“Game” seakan – akan jadi momok bagi orangtua, namun disisi yang lain orangtua tidak bisa menahan keinginan anak untuk bermain game. Sehingga membuat orangtua tambah pusing. Ada beberapa pertimbangan yang akhirnya orangtua memberikan “game” itu pada anaknya, yaitu :
  • Gak tahan mendengar rengekan anak yangterus – menerus
  • Takut dikatai “orangtua yang ketinggalan jaman” oleh teman – temannya
  • Takut nanti anaknya “gaptek”
  • Takut nanti anaknya dianggap “anak ndeso”

PROFIL PENGUSAHA ; PURDI E CHANDRA

Purdi E Chandra lahir di Lampung 9 September 1959. Secara “tak resmi” Purdi sudah mulai berbisnis sejak ia masih duduk di bangku SMP di Lampung, yakni ketika dirinya beternak ayam dan bebek, dan kemudian menjual telurnya di pasar.
Bisnis “resminya” sendiri dimulai pada 10 Maret 1982, yakni ketika ia bersama teman-temannya mendirikan Lembaga Bimbingan Test Primagama (kemudian menjadi bimbingan belajar). Waktu mendirikan bisnisnya tersebut Purdi masih tercatat sebagai mahasiswa di 4 fakultas dari 2 Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Namun karena merasa “tidak mendapat apa-apa” ia nekad meninggalkan dunia pendidikan untuk menggeluti dunia bisnis.

Jumat, 03 Januari 2014

Anak-anak belajar bagaimana mereka dibesarkan

If children live with criticism, they learn to condemn.
(Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki) ;
 If children live with hostility, they learn to fight.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi ;
 If children live with fear, they learn to be apprehensive.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah ;
 If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri ;
 If children live with ridicule, they learn to feel shy.
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri ;
 If children live with jealousy, they learn to feel envy.
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian ;
 If children live with shame, they learn to feel guilty.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah;
 If children live with encouragement, they learn confidence.
Jika anak dibesarkan dengan motivasi, ia belajar percaya diri ;
 If children live with tolerance, they learn patience.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri ;
 If children live with praise, they learn appreciation.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai ;
 If children live with acceptance, they learn to love.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai ;
 If children live with approval, they learn to like themselves.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri ;
 If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan ;
 If children live with sharing, they learn generosity.
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan ;
 If children live with honesty, they learn truthfulness.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran, ia belajar kebenaran;
 If children live with fairness, they learn justice.
Jika anak dibesarkan dengan keterbukaan, ia belajar keadilan ;
 If children live with kindness and consideration, they learn respect.
Jika anak dibesarkan dengan kebaikan hati dan tenggang rasa, ia belajar rasa hormat;
 If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan ;

 If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan ;

KECERDASAN BERBASIS IQ, EQ & SQ

  

1. Kecerdasan Intelektual (IQ) adalah kemampuan potensial seseorang untuk  mempelajari sesuatu dengan menggunakan alat-alat berpikir. Kecerdasan Emosional (EQ) adalah kemampuan untuk memahami suatu kondisi perasaan seseorang, bisa terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Sedangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup seseorang dalam konteks makna yang lebih luas, kaya dan mendalam.

Jumat, 27 Desember 2013

RAHASIA SUKSES BOB SADINO SANG MULTY MILIONER


Intrepreneur sukses yang satu ini menjalani jalan hidup yang panjang dan berliku sebelum meraih sukses. Dia sempat menjadi supir taksi hingga kuli bangunan yang hanya berpenghasilan Rp100.

Penampilannya eksentrik. Bercelana pendek jins, kemeja lengan pendek yang ujung lengannya tidak dijahit, dan kerap menyelipkan cangklong di mulutnya. Ya, itulah sosok pengusaha ternama Bob Sadino, seorang entrepreneur sukses yang merintis usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Siapa sangka, pendiri dan pemilik tunggal Kem Chicks (supermarket) ini pernah menjadi sopir taksi dan kuli bangunan dengan upah harian Rp100.

Celana pendek memang menjadi “pakaian dinas” Om Bob –begitu dia biasa disapa– dalam setiap aktivitasnya. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933, yang mempunyai nama asli Bambang Mustari Sadino, hampir tidak pernah melewatkan penampilan ini. Baik ketika santai, mengisi seminar entrepreneur, maupun bertemu pejabat pemerintah seperti presiden. Aneh, namun itulah Bob Sadino.

RAHASIA SUKSES : MARK ZUCKERBERG – Pendiri Media Jaringan Sosial FACEBOOK


Mark Zuckerberg mengguncang dunia setelah mendirikan Facebook pada tahun 2004. Facebook tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi tetapi juga membuat pendirinya kaya raya. Apa rahasia sukses Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook?

Ada sejumlah kunci suksesnya yang ditelaah oleh para ahli pengembangan bisnis, 7 di antara adalah sebagai berikut:
  1. Mimpi. Facebook didirikan bukan secara kebetulan. Zuckerberg merancangnya mulai dari mimpi. "Kami membangun sesuatu yang kami pikir bagus. Kami ingin membantu orang berbagi foto, video, dan berbagi pesan satu sama lain," ujarnya.
  2. Berpikir Besar. Meski awalnya "proyek" kampus, Zuckerberg, berpikir bahwa dengan Facebook cara berkomunikasi orang akan berubah. "Dengan memberi orang kekuatan untuk berbagi, kami membuat dunia lebih transparan," ujarnya.
  3. Mulailah dari Kecil. Beruntunglah di zaman teknologi informasi ini karena suatu usaha bisa dimulai dari ukuran kecil tanpa kehilangan gema besarnya. Tak perlu menunggu modal besar untuk memulainya. Bisnis sukses seperti yang dilakukan Bill Gates (Microsoft) dan Steve Jobs (Apple) dimulainya juga dari kecil (garasi rumah). Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang mulai membangun Facebook dari kamarnya yang kecil.
  4. Percaya pada Diri Sendiri. Memulai bisnis tentu bukan pekerjaan mudah. Namun bekal pengetahuan dan kemampuan bisa mempermudahnya. Percaya pada kemampuan diri sendiri menjadi hal paling penting. "Saya memulai bisnis website ketika masih 19 tahun. Saya tak tahu apa-apa soal bisnis. Tetapi kunci simpelnya adalah, jika kita memulainya dari sesuatu yang lebih mudah, kita pasti bisa membuat suatu progress (kemajuan)," katanya. Jadi mulailah dari hal yang paling mudah, jangan tinggal diam.
  5. Ikuti Gairah. Pekerjaan apa yang membuat kita bergairah? Di situlah bakal sukses kita berada. Zuckerberg begitu menyukai duduk berlama-lama di depan komputer sejak anak-anak untuk membuat suatu program. Gairah itu ia pelihara hingga kuliah. Kendatipun ia drop-out, bukan berarti gairahnya berkurang. Justru ia makin tertantang hingga lahirlah Facebook.
  6. Tekun dan Fokus. Fokuslah pada impian kita dan tekunlah mengerjakannya. Jangan cepat menyerah karena tak ada sukses yang didapat dengan mudah, termasuk prestasi ajaib yang diraih Zuckerberg dalam membangun Facebook. "Orang berpikir bahwa kami membangunnya seperti fiksi. Padahal kami harus bekerja keras. Kami duduk di depan komputer selama enam tahun untuk membuat kode," katanya.
  7. Tak Perlu Takut Menghadapi Para Raksasa. Zuckerberg memulai Facebook dengan impian website itu akan jadi jantung industri internet. Padahal saat itu sudah ada raksasa yang sulit digoyahkan, yaitu Google. Namun selalu ada jalan baru, model baru, atau peluang baru yang belum digarap pihak lain. Karena itu tak perlu takut memulai hal yang baru dan bersaing menghadapi raksasa. Selama kita yakin apa yang dilakukan adalah sesuatu hal baru dan potensial menjadi raksasa, tak perlu takut memulainya. Keberanian adalah modal utama orang-orang sukses. Buktinya, meski sudah ada raksasan, Facebook tumbuh menjadi raksasa baru.



Nah, seperti apa impian Anda? Mulailah dari kecil, tekun menggarapnya, tetap jaga gairahnya, dan jangan takut bersaing. Sukses berada di depan kita.

MUTIARA KATA

VSIcenter.com | Peluang Bisnis VSI | Veritra Sentosa Internasional | Veritra Pay | Habs Pro | Bisnis Ustadz Yusuf Mansur
VSIcenter.com | Peluang Bisnis VSI | Veritra Sentosa Internasional | Veritra Pay | Habs Pro | Bisnis Ustadz Yusuf Mansur